• Konekc PR

Affiliate Marketing: Solusi yang Bisa Memudahkan Kegiatan Promosi



Pernah dengar istilah affiliate marketing? Ya, istilah ini tampaknya semakin populer sekarang. Telah banyak perusahaan yang menggunakan jasa ini untuk mendukung kegiatan promosi mereka. Di sisi lain, banyak pula orang yang sudah bergabung sebagai penyedia jasa afiliasi. Jadi, apa sih sebenarnya affiliate marketing itu? Lalu apa keuntungan dan kerugian yang didapat dari strategi ini? Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang apa itu affiliate marketing dan kelebihan dan kekurangannya.


Istilah afiliasi (affiliate) itu sendiri memiliki arti perhubungan atau kerjasama yang terjalin antara dua pihak. Jadi, affiliate marketing pada dasarnya adalah sebuah proses pemasaran yang memanfaatkan kerjasama dengan pihak yang menawarkan jasa afiliasi untuk mencapai tujuan yang sama antar kedua pihak.

Mengapa banyak perusahaan yang tertarik menggunakan jasa afiliasi? Beberapa di antara mereka merasa kesulitan melakukan sendiri proses pemasaran yang rumit, sebagian lagi membutuhkannya karena jenis produk yang mereka jual. Ada beberapa jenis produk yang harus dipromosikan dengan bantuan orang lain untuk meningkatkan kepercayaan konsumen, contohnya kosmetik.


Nah, untuk cara kerjanya, pemilik bisnis membayarkan sejumlah uang atas jasa yang telah diberikan oleh penyedia afiliasi dalam mempromosikan produk mereka. Jika kamu ingin menggunakan jasa afiliasi, kamu bisa menemukannya di perusahaan-perusahaan afiliasi, para influencer ternama, maupun blogger. Pemilihan partner afiliasi pun tergantung pada kebutuhan, produk dan budget kamu. Biasanya, para affiliate marketer melakukan kegiatan promosi melalui link yang akan disebar ke berbagai platform media sosial. Ketika seseorang meng-klik link tersebut dan melakukan pembelian, maka si marketer akan mendapat komisi sesuai jumlah yang telah disepakati dengan pengguna jasa.


Adapun keuntungan yang akan diperoleh penjual dari penggunaan jasa ini adalah sebagai berikut.


1. Hemat biaya

Salah satu daya tarik dari affiliate marketing bagi perusahaan adalah biaya pemasaran yang harus dikeluarkan relatif rendah. Cukup dengan menyediakan biaya tertentu untuk komisi atau memberikan sampel produk ke marketer, proses pemasaran afiliasi sudah bisa berjalan. Produk yang dipasarkan pun akan lebih cepat diketahui publik. Hal ini tentunya efektif menghemat biaya pemasaran bagi perusahaan, terutama perusahaan kecil yang belum mampu melakukan pemasaran secara besar-besaran.


2. Tingkat penjualan stabil

Konsistensi pembelian produk oleh pelanggan juga merupakan salah satu keuntungan dari affiliate marketing. Karena jenis pemasaran ini dapat dilakukan terus menerus dengan biaya yang cukup rendah, penjual dapat mempertahankan penjualan yang lebih stabil untuk waktu yang lama.


3. Resiko rendah

Resiko kegagalan dalam proses pemasaran dapat diminimalisir dengan affiliate marketing. Khususnya bagi bisnis-bisnis yang baru merintis, akan sulit untuk mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk membangun strategi marketing dan tim pemasaran yang belum tentu akan berhasil. Oleh karena itu, affiliate marketing adalah pilihan tepat karena tidak hanya minim biaya, resiko kegagalannya pun rendah.



Selain menawarkan kelebihan-kelebihan di atas, affiliate marketing juga tidak terhindar dari kelemahan yang harus kamu perhatikan, diantaranya:


Resiko kesalahan yang dilakukan affiliate marketer

Kamu tentu dapat memilih afiliasi mana yang cocok untuk pemasaran produkmu, tapi sulit untuk menentukan bagaimana mereka akan bekerja. Para affiliate marketer tidak selalu mulus dalam melakukan pekerjaannya, ada resiko kesalahan yang mungkin terjadi. Sebagai contoh, ada beberapa affiliate marketer yang lebih menekankan hard selling, dalam artian “memaksa” pemirsa untuk membeli. Jadi, alih-alih memberikan edukasi mengenai produk yang ditawarkan dan iklan yang menarik perhatian, mereka hanya fokus pada bagaimana produk tersebut harus terjual. Hal ini tentunya dapat berpengaruh pada image perusahaan kamu.


Selain itu, resiko kesalahan juga bisa datang dari kurangnya pengetahuan si affiliate marketer tentang produkmu. Meski menarik perhatian konsumen itu sangat penting, seorang affiliate marketer hendaknya tetap realistis dan menyampaikan informasi yang benar tentang produk yang ia tawarkan. Jika pernyataan mereka terkesan mengada-ada, maka akan berimbas pada rendahnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap produkmu.


Nah, itu dia penjelasan tentang affiliate marketing dan kelebihan dan kekurangannya untuk perusahaan. Bisa kita lihat bahwa jenis marketing ini memberi banyak keuntungan dan kemudahan baik bagi pengguna maupun penyedia jasanya. Meski memiliki kekurangan, secara keseluruhan strategi pemasaran ini layak untuk kamu pertimbangkan untuk memudahkan urusan pemasaran produkmu.