• Konekc PR

Punya Bisnis Baru dan Mau Tingkatkan Brand Awareness? Ini Caranya!


Brand awareness adalah alat ukur dalam dunia marketing untuk mengidentifikasi sejauh mana sebuah merek diakui oleh konsumen dan pasar. Salah satu contoh merek yang memiliki tingkat brand awareness yang tinggi adalah Adidas. Ketika kita melihat logo tiga garis sejajar yang biasanya ada di sepatu ataupun celana olahraga, sebagian besar orang akan menghubungkannya dengan Adidas.


Maka, brand awareness menjadi hal yang sangat penting. Brand awareness bukan sekedar bertujuan agar target pasar mengetahui brand milikmu. Ketika sebuah bisnis memiliki brand awareness yang baik, maka tingkat penjualan dan permintaan kolaborasi dengan influencer juga akan meningkat.


Singkatnya, brand awareness sangat mempengaruhi tingkat penjualan. Untuk itu, Konekc telah merangkum cara-cara untuk meningkatkan brand awareness.

1. Buat Konten yang Pasar Butuhkan

Bagian terpenting untuk menciptakan brand awareness adalah menjadi leader atau pelopor di bidang yang kamu geluti. Dengan menjadi pelopor, semakin banyak orang yang akan melihat dan membagikan kontenmu, sehingga kesempatan untuk berada di halaman pertama Google semakin tinggi.


Kamu bisa mulai dengan mencari pertanyaan yang sering ditanyakan oleh orang tentang bidang bisnismu. Selanjutnya, buat konten yang dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Sebaiknya kamu lebih fokus pada pertanyaan spesifik dan terarah daripada penggunaan kata kunci.

2. Bekerja Sama dengan Influencers

Di era digital sekarang, influencers bisa menjadi brand ambassador untuk bisnismu. Influencers adalah teknik pemasaran yang baik karena dapat meningkatkan ROI (Return of Investment) yang lebih tinggi daripada teknik marketing lainnya.


Bekerja sama dengan influencers tidak perlu merogoh banyak biaya. Beberapa tahun terakhir, tren micro influencers mulai tampak. Micro influencers adalah influencers yang memiliki audiens lebih sedikit namun sesuai untuk bidang bisnismu. Dengan ini, kamu bisa meningkatkan brand awareness-mu dengan lebih maksimal.

3. Sertakan Konten Visual

Konten visual yang bisa kamu sertakan untuk meningkatkan brand awareness adalah infografik dan video storytelling. Infografik merupakan taktik yang bagus untuk meningkatkan brand awareness karena multifungsi. Infografik dapat digunakan untuk mendidik, menghibur, atau menginformasikan audiens tentang bisnismu. Selain itu, infografik juga mudah untuk disebarluaskan kepada khalayak.


Video storytelling juga dapat digunakan untuk menarik perhatian audiens selain infografik, asal dilakukan dengan penyampaian yang baik. Namun, isi dari video storytelling harus berhubungan dengan bisnismu. Contoh video storytelling yang baik adalah video asuransi negara Thailand. Iklan asuransi Thailand banyak menyentuh hati penonton dan walau berdurasi panjang, orang rela untuk menghabiskan waktu mereka melihat video tersebut.


4. Gunakan SEO dan/atau PPC

Penggunaan SEO atau PPC tidak bisa disingkirkan dalam cara meningkatkan brand awareness. Pengaplikasian SEO yang baik akan berdampak pada brand awareness-mu. Semakin baik SEO yang kamu buat, semakin tinggi konten bisnismu akan muncul di halaman pencarian Google. Sehingga tingkat visibilitas kontenmu mudah ditemukan oleh pengguna mesin pencarian dan bisnismu akan semakin dikenal dan diketahui banyak orang.


Jika kamu merasa penggunaan SEO belum cukup untuk mendapatkan visibilitas yang sesuai target, PPC layak untuk digunakan. Platform iklan PPC yang berbayar akan lebih banyak menarik audiens untuk mengunjungi bisnismu. Terlebih PPC dapat mengatur target audiens yang dapat menerima iklan bisnismu, sehingga dapat lebih terarah pada target konsumen.


5. Promosikan Ulasan dan Testimoni yang Positif

Cara yang paling memikat orang untuk melakukan transaksi di bisnismu adalah rekomendasi dari mulut ke mulut. Dilansir dari Marketing Charts, lebih dari 90% orang berkata bahwa keluarga dan teman adalah sumber ulasan dan testimoni yang paling dipercaya. Ulasan dan testimoni penting untuk meningkatkan kepercayaan orang terhadap bisnismu. Kamu harus bisa mempromosikan ulasan dan testimoni dengan berbagai cara agar dapat tersampaikan dengan baik kepada calon konsumen. Dengan ini, konsumenmu akan meningkat dan mereka bisa menyebarkan ulasan dan testimoni ke lingkaran sosial mereka.


6. Bersikap Aktif di Media Sosial

Media sosial berperan penting dalam meningkatkan brand awareness. Menurut data dari Statista, pada 2020 lebih dari 3,6 miliar orang menggunakan media sosial dan akan bertambah tiap tahunnya. Maka, tidak dipungkiri jika media sosial adalah platform yang menjanjikan untuk mempromosikan bisnismu. Unggah konten-konten digital di akun media sosial khusus bisnismu. Jangan hanya mengunggah konten edukasi, tapi unggahlah juga konten yang interaktif. Konten interaktif yang memungkinkan pengguna untuk bisa terlibat secara langsung dapat menghibur, sehingga mereka tidak bosan dengan konten-kontenmu.